Definite

contact

Blogs · What We Do

Cara Meningkatkan Kecepatan Website atau Aplikasi Anda

Written by Rizki Wardhana

Desain yang manjain mata dan aksesnya yang praktis aja tuh nggak cukup buat sebuah website. Iya, lah. Kedua hal tersebut bakalan percuma kalau masih ada penyebab website lemot (dan koneksi internet yang lagi angot-angotan, tentunya). Yang ada malah bikin visitors website tersebut jadi stress.

Terus, gimana caranya supaya web visitors Anda merasa nyaman saat mengakses website Anda? Kalau menurut Managing Director-nya Definite, Harya Dimas, Anda bisa meningkatkan kecepatan website dengan cara-cara seperti ini.

Tes performa website

Di Definite, standar yang biasanya dipakai untuk menjaga kecepatan website biar tetap stabil adalah dengan memakai tools seperti Google PageSpeed Insights atau GTMetrix.

Cukup dengan memasukkan URL website Anda, lalu nggak butuh waktu lama untuk mengetahui beberapa analisa measurement-nya, mulai dari performance scores, page details, field data, origin summary, lab data, opportunities, diagnostic, sampai passed audits. Nantinya, hasil analisa itu akan jadi panduan buat tim tech untuk memperbaiki celah apa saja yang perlu ditingkatkan di dalam sistem website tersebut.

Menjaga kecepatan dari 2 sisi

Biar kecepatan sebuah website atau aplikasi tetap stabil, temen-temen tim tech juga secara telaten menjaga kecepatannya dari 2 sisi. Mulai dari sisi server dan dari sisi pembuatan website atau aplikasinya.

Dari sisi server misalnya, tim tech memastikan konfigurasi dan spesifikasi server yang digunakan mampu menangani traffic yang tinggi. Sedangkan dari sisi website dan aplikasinya, sebelum melakukan deployment, harus melakukan perbandingan dengan direct competitor dari brand yang dibuatkan website-nya. Dua hal kayak gini juga udah jadi standard operating procedure di Definite.

Memilih hosting yang andal

Hosting yang tepat = website yang cepat.

Misalnya, ketika ada seorang visitor yang mengakses website Anda. Informasi kunjungan tersebut akan dikirim dari hard drive penyedia hosting ke browser visitor. Kalau Anda memilih penyedia hosting yang lelet, apa pun cara optimasi yang dilakukan nggak akan berpengaruh banyak. Soalnya, hosting Anda cuma bisa memberikan kecepatan pada batasan tertentu saja. That’s why pemilihan hosting juga mempengaruhi kecepatan website Anda.

Tapi, selain tiga hal ini, Anda juga bisa menggunakan cara-cara lain yang sederhana dan mudah dilakukan untuk meningkatkan kecepatan website atau aplikasi Anda. Mulai dari menggunakan tema website yang ringan, install plugin caching, meminimalkan (minify) kode -kode seperti HTML, CSS, dan Java Script.

Karena pada akhirnya, website atau aplikasi yang loading-nya lama banget pasti bikin visitors-nya males. Ujung-ujungnya website itu sepi pengunjung, atau malah jadi nggak ada yang mau pakai sama sekali. Kalau menurut Pak Harya Dimas, “lebih baik cepet tapi (website-nya) nggak bagus-bagus amat, dibanding bagus tapi lambat banget.”

Mungkin visitors website Anda nggak akan terganggu dengan deskripsi produk Anda yang kurang lengkap, or landing page yang belum tersedia. Tapi mereka nggak akan lupa kesan pertama saat membuka website Anda yang leletnya ngelebihin balasan whatsapp-nya gebetan mereka. 💔

Jadi, jangan sampai Anda kehilangan visitor potensial hanya karena kesalahan mendasar seperti kecepatan website atau aplikasi. Kalau Anda masih mengalami kesulitan untuk mengatasi masalah ini, kami siap banget membantu Anda untuk sama-sama mencari solusinya.

Interested in what we do?

Let’s have a talk, and see how together we can take your brand to the next level.

Contact us




Hi there!

Quick question, do you know the difference between UX and UI?

Answer
Whatsappp Sharing